Pertanyaannya adalah bagaimanakah gelar kekuatan Trimatra TNI kita di wilayah tersebut? Wilayah yang meliputi Kepulauan Anambas, Kepulauan Natuna dan Laut China Selatan. Bukan apa-apa, dihadapkan dengan potensi SDA Laut Natuna yang demikian besar di satu sisi dan besarnya potensi konflik yang bakal mungkin meletup di kepulauan spratly dan parcel, maka bagaimanakah kemungkinan yang bisa diperankan oleh TNI kita dalam menjaga kedaulatan wilayah disamping menjaga “luapan” konflik yang terjadi ...
Read More
Wilayah perbatasan faktanya tidak termonitor dan tidak “terjaga” dan juga tidak punya kemampuan yang seharusnya dia punya. Kodam secara fakta tidak punya kemampuan untuk melakukan patroli udara di sepanjang perbatasan dan juga kemampuan untuk memproyeksikan kekuatannya ke dua trouble spots di wilayah perbatasan meski sebatas setingkat regu. Demikian juga untuk perimbangan kekuatan relative dengan negara tetangga, semestinya perlu juga di “gelar” kekuatan pertahanan berupa Meriam 155 khus...
Read More
Sesungguhnya TNI tidak pernah punya waktu untuk bisa membenahi dirinya sendiri. Berbagai konflik dan gejolak Politik di tanah air telah membuat mereka dimanfaatkan ke mana-mana. Tahun 60 an misalnya di saat negara masih menghadapi berbagai kemelut perpolitikan bangsa, TNI sudah terlibat diberbagai medan konflik; di sana ada Permesta ada PRRI dan berbagai konflik separatis lainnya. Di saat itu pula negara memutuskan untuk mengembalikan kembali Papua ke pangkuan Ibu Pertiwi; pada zamannya di tenga...
Read More
Jika kita membahas isu perbatasan dari tinjauan konteks pertahanan, idealnya kita tidak hanya memandang dari pendekatan security (keamanan) saja, namun juga harus menyentuh aspek prosperity (kemakmuran). Dalam menyelesaikan permasalahan perbatasan, kedua aspek ini saling berkaitan. Jika masyarakat di wilayah perbatasan dikatakan aman secara fisik namun tidak sejahtera maka juga akan berimplikasi terhadap instabilitas keamanan itu sendiri. Kesejahteraan merupakan tangible factor yang juga sekalig...
Read More
Jika kita membahas isu perbatasan dari tinjauan konteks pertahanan, idealnya kita tidak hanya memandang dari pendekatan security (keamanan) saja, namun juga harus menyentuh aspek prosperity (kemakmuran). Dalam menyelesaikan permasalahan perbatasan, kedua aspek ini saling berkaitan. Jika masyarakat di wilayah perbatasan dikatakan aman secara fisik namun tidak sejahtera maka juga akan berimplikasi terhadap instabilitas keamanan itu sendiri. Kesejahteraan merupakan tangible factor yang juga sekalig...
Read More