<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>WilayahPertahanan.ComPertahanan | WilayahPertahanan.Com</title>
	<atom:link href="http://www.wilayahpertahanan.com/Pertahanan/lingstra/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wilayahpertahanan.com</link>
	<description>ForumKajiandanDiskusiWilayahPertahanan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 04:36:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Ketahanan Transportasi Kita Rapuh, Potensi Yang Jadi Sia-Sia</title>
		<link>http://www.wilayahpertahanan.com/forum-pertahanan/pertahanan/ketahanan-transportasi-kita-rapuh-potensi-yang-jadi-sia-sia</link>
		<comments>http://www.wilayahpertahanan.com/forum-pertahanan/pertahanan/ketahanan-transportasi-kita-rapuh-potensi-yang-jadi-sia-sia#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2011 13:38:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harmen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi Han Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi Laut]]></category>
		<category><![CDATA[wilayahpertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Lingstra]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Industri pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemampuan Pertahanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilayahpertahanan.com/?p=458</guid>
		<description><![CDATA[ejak awal, pendiri negari ini menyadari bahwa kita adalah bangsa bahari, yang semestinya mampu memaknai hidupnya dari dunia bahari, dunia laut dan sungai. Konsep inilah agaknya yang oleh Moh.Yamin di populerkan dengan istilah ”Tanah Air”. Laut diyakini suatu saat akan jadi tumpuan masa depan Indonesia, yang sebagian besar wilayahnya berupa hamparan laut dan aliran sunga]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.wilayahpertahanan.com/forum-pertahanan/pertahanan/ketahanan-transportasi-kita-rapuh-potensi-yang-jadi-sia-sia/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menhan Prihatin,  Sarana Pertahanan Pulau Rondo</title>
		<link>http://www.wilayahpertahanan.com/forum-pertahanan/menhan-prihatin-sarana-pertahanan-pulau-rondo</link>
		<comments>http://www.wilayahpertahanan.com/forum-pertahanan/menhan-prihatin-sarana-pertahanan-pulau-rondo#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 03:52:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harmen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Forum Pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi Han Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Pelibatan TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Rondo]]></category>
		<category><![CDATA[pulau terluar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wilayahpertahanan.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Dari liputan Media Indonesia (4/7), diberitakan ; Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro prihatin terhadap perlengkapan militer yang dimiliki personel TNI yang menjaga pulau perbatasan Indonesia. "Saya merasa prihatin dengan peralatan militer yang dimiliki anggota TNI di Pulau Rondo, karena peralatan yang ada masih minim untuk melakukan pemantauan daerah itu dari berbagai aksi pencurian," katanya usai melakukan kunjungan kerjanya ke Pulau Rondo, Provinsi Aceh, Sabtu (3/7). Pulau Rondo yang bersebelahan dengan Pulau Sabang merupakan salah satu dari 12 pulau terdepan di Indonesia.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.wilayahpertahanan.com/forum-pertahanan/menhan-prihatin-sarana-pertahanan-pulau-rondo/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

