Posted on January 6th, 2012 by
harmen in
Pertahanan,
wilayahpertahanan
Cobalah baca reportase Kompas 5 Januari terkait Indutri pertahanan Indonesia; Bunyi ribuan butir tabung logam berdenting meluncur dari mesin pembuat tabung peluru (brass cup) sepanjang pagi di pabrik amunisi PT Pindad di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, awal November 2011. Para pekerja dengan serius memilah tabung peluru yang tidak memenuhi standar produksi. Pada saat bersamaan, satuan pengamanan mengawasi lalu lalang pekerja dari dan ke kompleks pabrik yang membuat amunisi, grana...
Read More
Posted on January 2nd, 2012 by
harmen in
Dialektika Pertahanan,
Pertahanan
Pertanyaannya adalah bagaimanakah gelar kekuatan Trimatra TNI kita di wilayah tersebut? Wilayah yang meliputi Kepulauan Anambas, Kepulauan Natuna dan Laut China Selatan. Bukan apa-apa, dihadapkan dengan potensi SDA Laut Natuna yang demikian besar di satu sisi dan besarnya potensi konflik yang bakal mungkin meletup di kepulauan spratly dan parcel, maka bagaimanakah kemungkinan yang bisa diperankan oleh TNI kita dalam menjaga kedaulatan wilayah disamping menjaga “luapan” konflik yang terjadi ...
Read More
Posted on December 28th, 2011 by
harmen in
Pertahanan,
wilayahpertahanan
Wilayah perbatasan faktanya tidak termonitor dan tidak “terjaga” dan juga tidak punya kemampuan yang seharusnya dia punya. Kodam secara fakta tidak punya kemampuan untuk melakukan patroli udara di sepanjang perbatasan dan juga kemampuan untuk memproyeksikan kekuatannya ke dua trouble spots di wilayah perbatasan meski sebatas setingkat regu. Demikian juga untuk perimbangan kekuatan relative dengan negara tetangga, semestinya perlu juga di “gelar” kekuatan pertahanan berupa Meriam 155 khus...
Read More
Posted on December 21st, 2011 by
harmen in
Dialektika Pertahanan,
Pertahanan
Sesungguhnya TNI tidak pernah punya waktu untuk bisa membenahi dirinya sendiri. Berbagai konflik dan gejolak Politik di tanah air telah membuat mereka dimanfaatkan ke mana-mana. Tahun 60 an misalnya di saat negara masih menghadapi berbagai kemelut perpolitikan bangsa, TNI sudah terlibat diberbagai medan konflik; di sana ada Permesta ada PRRI dan berbagai konflik separatis lainnya. Di saat itu pula negara memutuskan untuk mengembalikan kembali Papua ke pangkuan Ibu Pertiwi; pada zamannya di tenga...
Read More
Posted on December 15th, 2011 by
harmen in
Pertahanan,
wilayahpertahanan
Jika kita membahas isu perbatasan dari tinjauan konteks pertahanan, idealnya kita tidak hanya memandang dari pendekatan security (keamanan) saja, namun juga harus menyentuh aspek prosperity (kemakmuran). Dalam menyelesaikan permasalahan perbatasan, kedua aspek ini saling berkaitan. Jika masyarakat di wilayah perbatasan dikatakan aman secara fisik namun tidak sejahtera maka juga akan berimplikasi terhadap instabilitas keamanan itu sendiri. Kesejahteraan merupakan tangible factor yang juga sekalig...
Read More
Posted on December 13th, 2011 by
harmen in
Dialektika Pertahanan,
Pertahanan
Jika kita membahas isu perbatasan dari tinjauan konteks pertahanan, idealnya kita tidak hanya memandang dari pendekatan security (keamanan) saja, namun juga harus menyentuh aspek prosperity (kemakmuran). Dalam menyelesaikan permasalahan perbatasan, kedua aspek ini saling berkaitan. Jika masyarakat di wilayah perbatasan dikatakan aman secara fisik namun tidak sejahtera maka juga akan berimplikasi terhadap instabilitas keamanan itu sendiri. Kesejahteraan merupakan tangible factor yang juga sekalig...
Read More
Posted on November 20th, 2011 by
harmen in
Dialektika Pertahanan,
Pertahanan
Dengan duduknya Dahlan Iskan sebagai Menteri BUMN, sekilas saya melihat besarnya peluang bagi Industeri strategis Nasional dari perhelatan KTT Asean kemarin dan bisa jadi untuk even-even yang sama di kemudian hari. Sebuah pemandangan sederhana tapi sungguh membanggakan muncul di sela keriuhan Konferensi Tingkat Tinggi Ke-19 ASEAN dan KTT Ke-6 Asia Timur di Nusa Dua, Bali, 13-19 September 2011. Karena hadirnya sejumlah kendaraan tempur baja 6 x 6 Anoa buatan PT Pindad diposisikan di sejumlah tit...
Read More
Posted on October 8th, 2011 by
harmen in
Dialektika Pertahanan,
Pertahanan
Hari ini TNI genap berusia 66 tahun. Saat yang tepat untuk melihat ke belakang: tentang semua yang telah diperbuat dalam pengabdian kepada bangsa dan negara, serta menata langkah menuju masa depan. Ibarat perjalanan kapal, inilah saatnya compass checking.
...
Read More
Posted on October 3rd, 2011 by
harmen in
Dialektika Pertahanan,
Pertahanan
Selama ini terbatasanya anggaran sering kali kita lihat sebagai penyebab keterbatasan gerak dan sinergitas TNI, padahal mestinya tidak semua dapat dilihat seperti itu. Banyak masalah mendasar yang sudah perlu di kaji ulang tentang system pertahanan yang kita miliki. Misalnya gelar Kotama antar matra ( Kodam-AD, Armada-AL dan Koops-AU), sampai dimana kemampuan sinergitasnya. Untuk Kodam yang memiliki perbatasan misalnya, apakah gelar (dislokasi) dan dukungan yang ada sekarang sudah pas. Misalnya ...
Read More
Posted on September 26th, 2011 by
harmen in
Dialektika Pertahanan,
Pertahanan
Dalam berbagai gagasa Indnonesia sebenarnya sudah mantap untuk mengembangkan industry pertahanannya dengan memanfaatkan pemenuhan kebutuhan Alutsista sendiri serta merancang pembiayaan sendiri dan berbagai fakta memperlihatkan hal itu mulai memberikan manfaat nyata baik secara angka maupun iklim kerjasama yang semakin baik. Berbagai negara sahabat juga datang memberikan kesediaan kerjasama. Misalnya dari Rusia, mereka ingin menjalin hubungan produksi bersama peralatan militer dengan Indonesia....
Read More