anggaran pertahanan

Post thumbnail

Impian Indonesia Untuk Membuat Pesawat Tempur Sendiri

Disamping perihal Izin dari AS., perlu juga di garis bawahi bahwa Proyek KFX/IFX yang dimenangkan oleh Konsersium KAI KorSel dengan perusahaan AS-Lockheed Martin. Kita tahu Lockheed Martin juga tengah menangani Program pengadaan pesawat jet tempur canggih dan berbiaya lebih murah, F-35 di AS, juga menghadapi berbagai kendala dan keterlamabatan. Dalam prosesnya ternyata pesawat yang F-35 yang diproduksi Lockheed Martin itu tidak semurah seperti yang direncanakan. Waktu pembuatannya juga molor dari jadwal yang direncanakan. Artinya ada hal hal yang memang perlu di lihat secara lebih realistis kembali agar kerja sama RI-Korsel dalam pengembangan Jet Tempur ini nantinya bisa lebih memberikan manfaat.

Continue Reading
Post thumbnail

Pertahanan Negara,  Poros Maritim dan Industri Pertahanan Nasional

Munculnya pemikiran dan keinginan untuk membangun pertahanan seiring dengan perkembangan poros Maritim Nusantara, secara langsung telah memberikan masukan perlunya penyesuaian dan pemahaman baru terkait pertahanan nasional. Ada beberapa hal penting yang perlu disampaikan di sini. Pertama, sebagai negara kepulauan, prioritas pertahanan memerlukan pertimbangan lebih besar dialokasikan untuk pengembangan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL dan TNI AU karena luasnya area yang harus mereka amankan. Kedua, adanya wacana Menteri Pertahanan, Januari 2014 lalu, untuk membentuk Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan). Apakah wacana itu masih valid? Terutama bila dikaitkan dengan pertumbuhan Ekonomi Indonesia berkisar di pusaran 5 plus persen? Kalau Alut sistanya masih yang itu-itu saja, jelas Kogabwilhan anggak akan bermakna.

Continue Reading
Post thumbnail

Pertahanan, TNI Menuju 70 Tahun Kedua

Pada satu sisi perintah Presiden Jokowi di atas menunjukkan konsistensinya dengan janji yang disampaikan pada masa kampanye dahulu. Bahwa, secara bertahap dan sesuai dengan pertumbuhan ekonomi nasional, anggaran pertahanan TNI akan ditingkatkan hingga nantinya mencapai 1,5 persen dari produk domestik bruto (PDB) dibanding 0,89 persen saat ini. Tetapi pada sisi lain, kondisi perekonomian kita sekarang pada situasi yang memerlukan kalkulasi keuangan yang hati-hati karena ruang fiskalnya yang lebih sempit dibanding masa sebelumnya. Padahal, setiap pesawat terbang atau peluru kendali yang maudibeli dihitung dalam mata uang dollar.
Ini terasa sekarang pada saat berbagai kementerian/lembaga (K/L) mulai membahas APBN 2016. Kementerian Pertahanan (Kemhan) salah satu dari sedikit kementerian yang selama lima tahun terakhir menikmati peningkatan anggaran cukup tinggi. Bahkan untuk pertama kali sejak 1962, anggaran pertahanan tahun 2012 jadi nomor satu, senilai Rp 64,4 triliun, mengalahkan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (Rp 61,2 triliun) dan Kementerian Pendidikan Nasional (Rp 57,8 triliun). Setelah itu, hingga 2014 peningkatannya cukup signifikan sejalan dengan cita-cita membangun Minimum Essential Force (MEF).

Continue Reading