Antropologi pertahanan

Post thumbnail

50 Tahun ASEAN, Kedamaian di Kawasan Laut China Selatan, Rakhine dan Marawi

Di kawasan Asean sendiri sebenarnya tengah terjadi dinamika hebat, pergolakan social dan ekonomi sebagai akibat tidak langsung dari perubahan kekuatan global yang ada di kawasan. Memang tidak ada terlihat secara nyata, apa pengaruhnya antara peristiwa Rakhine di Kamboja, dan Marawi di Filipina dengan munculnya China sebagai kekuatan ekonomi baru di kawasan. Memang tidak ada terlihat relevansi secara tidak langsung antara pergulatan kekuatan antara China dan Amerika di Laiut China Selatan serta antara China dengan Amerika terkait test Rudal Korea Utara. Tapi memang terasa keberadaannya.

Continue Reading
Post thumbnail

Perang Marawi, Perang Saudara Bercorak Maute dan Separatisme

Kini, situasi memanas dengan pertempuran di kota Marawi oleh faksi teroris Maute yang berafiliasi dengan Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS) di Timur Tengah. Sempat diwacanakan agar TNI terlibat dalam mengirimkan pasukan ke Marawi, membantu militer Filipina. Tetapi jelas upaya seperti itu, kedua negara pasti harus mengacu kepada UU Dasarnya masing-masing. Indonesia tidak akan mengirimkan militernya ke negara lain, kalau tidak ada izin dari DPR. Begitu juga dengan UU Dasar Filipina, mereka tidak mungkin bisa menerima kedatangan ‘militer” negara lain meski negara tetangga sekalipun harus terlebih dahulu ada izin dari DPR nya juga.

Continue Reading
Post thumbnail

Menjaga Rembesan Marawi: Indonesia, Malaysia, dan Filipina Patroli Bersama

Pertempuran di Marawi Mindanao-Filipina memasuki minggu keempat. Militer Filipina mengatakan, lebih dari 350 orang tewas, termasuk 26 warga sipil, 62 tentara, dan 257 anggota kelompok ekstrem. Hingga saat ini tentara Filipina belum berhasil mematahkan kekuatan utama kelompok bersenjata di Marawi. Dengan dukungan logistik memadai untuk perang, termasuk senjata dan dana, serta kombatan dari Indonesia, Malaysia, serta negara-negara lain, kelompok Maute dapat meladeni pasukan Filipina. Mereka diperkirakan mampu berperang dalam jangka panjang.

Continue Reading

Perompak Di Perairan Sabah, Sorganya Penculik Sandra Abu Sayyaf

Untuk ke sekian kalinya warga Indonesia di culik atau jadi Sandra di perairan Sabah, Malaysia. Bagi kelompok Abu Sayyaf, warga Negara Indonesia adalah Sandra yang empuk dan gampang di jadikan uang. Beda kalau menyandra warga Malaysia, mana urusannya bisa bertele-tele, sudah itu banyak warga “Filipina” di Sabah yang ikut kena imbasnya. Warga Indonesia? Sungguh beda, culik tunggu dua minggu, uang masuk, selesai. Kejadian terahir ini, kurang lebih kronologinya begini. pada pukul 16.00, Sabtu 19 November, kapal ikan Malaysia diawaki 13 ABK yang seluruhnya WNI disergap. Sejumlah perompak naik ke kapal dan meneliti mana calon Sandra yang empuk

Continue Reading
Post thumbnail

Blok Masela Membangun Pertahanan Di Wilayah Indonesia Timur

Di lihat dari sisi perekonomian ke depan. Blok Masela akan memberikan perubahan yang signifikan bagi masyarakat Maluku dan sekitarnya. Hal ini seirama dengan harapan manta Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan keputusan pemerintah menjalankan skema pengelolaan Blok Masela secara onshore, atau di darat, dapat menyerap pengangguran di wilayah Maluku. “Skema darat di Blok Masela akan membutuhkan minimal 150 ribu tenaga kerja. Kalau skema di laut paling hanya 5.000 orang,” kata Rizal saat menjadi pembicara dalam acara Jambore Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi di Aula Telkom University, Kabupaten Bandung, Selasa, 24 Mei 2016.

Continue Reading
Post thumbnail

Wilayah Pertahanan, Mensinergikan Peran TNI Untuk Kesejahteraan Rakyat

Selama ini TNI selalu berupaya menyatu dengan berbagai dinamika kehidupan warga di mana para prajurit TNI itu berada. Ada semacam upaya sungguh-sungguh agar kedekatan dengan rakyat itu tetap terjaga dengan baik. Hanya saja adanya pembagian tugas yang jelas antara pertahanan dan keamanan, membuat pola pendekatannya disesuaikan dengan dinamika yang ada. TNI tetap bersama rakyat tetapi tidak lagi ikut “mengatur” dalam hal Kamtibmas (hal yang jadi ranah Kepolisian),melainkan bagaimana bisa bersinergi dalam hal saling tolong menolong dan bahu membahu agar kehidupan warga di wilayah bersama bisa lebih baik dan sejahtera. Semua even-even yang memungkinkan adanya kerja sama seperti dalam memperingat hari hari keramat, hari hari kemerdekaan, hari hari keagamaan dll akan selalu dimanfaatkan demi terjadinya interaksi dalam kehidupan bersama. Pada masa lalu hal seperti ini disebut juga dengan Sikap Teritorial.

Continue Reading
Post thumbnail

Pertahanan Indonesia Di Tengah Perubahan Lingkungan Strategis Laut Tiongkok Selatan

Eskalasi ketegangan di Kawasan Asia Pasifik diisebabkan oleh munculnya kekuatan baru Tiongkok baik secara ekonomi, politik, dan militer. Modernisasi militer yang dilakukan Tiongkok dengan visi BLUE WATER NAVY seolah menganggu eksistensi Amerika Serikat dan sekutunya yaitu Australia, Jepang, dan Korea Selatan. Kemunculan Tiongkok sebagai kekuatan baru telah direspon oleh Amerika Serikat. Pada tahun 2011, Amerika dibawah kepemimpinan Obama tidak punya pilihan dan meningkatkan kekuatannya di kawasan Asia Pasifik. Dalam dua puluh tahun kedepan, 2/3 kekuatan Amerika Serikat akan dikonsentrasikan di kawasan Asia Pasifik. Amerika Serikat mulai membangun pangkalan-pangkalan militer baru di Darwin dan Pulau Cocos, Australia. Artinya, kepentingan dua negara besar di kawasan ini, sepenuhnya dikendalikan Washington DC dan Beijing yang mempunyai berbagai kepentingan yang berseberangan. Tetapi masalahnya kian mengkristal dan dipercaya penyelesaian sengketa wilayah makin menitikberatkan peran kekuatan militer.

Continue Reading