Cart

opm

Post thumbnail

Panglima Baru Kesejahteraan Prajurit dan Penanganan Saparatisme

Panglima TNI juga kita percaya akan memperjuangkan upaya peningkatan kesejahteraan prajurit demi terciptanya tentara yang profesional. Juga memiliki komitmen mendukung dan tidak resisten terhadap agenda reformasi TNI yang akan diselesaikan oleh otoritas sipil, termasuk agenda reformasi peradilan militer. Panglima TNI juga perlu mengevaluasi kebijakan TNI terkait berbagai pelibatan TNI dalam ranah sipil melalui berbagai nota kesepahaman (MOU) TNI dengan kementerian dan instansi sipil lainnya. Panglima TNI baru perlu merealisasikan agenda visi presiden terkait lautan Nusantara sebagai bagian dari Tol Maritim Dunia dengan membangun kekuatan pertahanan maritim yang dapat memperkuat pertahanan kekuatan AL, AD dan AU dan memastikan semua Flash Point dan jalur ALKI terproteksi dengan baik.

Continue Reading

Hut 70 Tahun Topografi AD, Mengoptimal Informasi Medan dengan Drone

Kopassus juga sudah pernah memanfaatkan Drone ini takkala operasi lawan separatis di Mapenduma – pada waktu itu Operasi Mapenduma juga melibatkan advisor pemetaan dari kelompok penempuh rimba WANADRI (Teddy Kardin), advisor analis operasi dari FBI, Scotland Yard, advisor teknis lapangan dari satuan elite Inggris SAS, dan paling fenomenal adalah peminjaman pesawat tanpa awak (UAV) milik angkatan bersenjata Singapura.
Hal ihwal peminjaman UAV dari Singapura dalam Operasi Mapenduma berawal ketika medan operasi sangat sulit untuk melakukan pengintaian dan penjejakan secara langsung mengingat lebatnya hutan, curam dan terjalnya medan yang harus dilalui. Bahkan menurut pengakuan Prabowo Subianto dalam acara Mata Najwa Metro TV edisi 5 Oktober 2011, bahwa salah satu kelemahan operasi ini adalah TNI tidak memiliki peta topografi wilayah operasi yang akurat dan memadai. Dari sinilah muncul ide meminjam pesawat tanpa awak (UAV) milik angkatan bersenjata Singapura.

Continue Reading
Post thumbnail

Pertahanan, Peran TNI dalam Mengambil Hati Rakyat Papua

Peran TNI dalam Mengambil Hati Rakyat Papua. Secara nyata TNI sebenarnya sudah dilibatkan oleh pemerintah dalam membuka jalur darat yang menghubungkan Kabupaten Nduga dengan Kabupaten Wamena ± 300 km. Pekerjaan ini diharapkan sudah dapat diselesaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dibantu TNI pada 2016. Peran TNI disini sangat vital dan sebenarnya menentukan; tetapi dari segi penglihatan toh ia tidak lebih dari pekerjaan konstruksi pembuatan jalan biasa. Kalau Kementerian PU&PR sudah jelas, karena itu Tugas Pokoknya; nah kalau TNI? Pasti dia punya tugas Operasi militer selain perang. Minimal dia harus bisa menghadirkan peran bahwa mereka juga adalah tentara pengayom rakyat. Hal seperti itu jelas sudah dalam protap mereka. Berkarya dan sekaligus mengambil hati rakyat.

Continue Reading