pertahanan militer dan nir militer

Pimpinan Yang Menodai Pengabdiannya

Kalau mencermati tuntutan para demosntran di jalan-jalan dewasa ini, maka yang menjadi fokus utama adalah pada adanya tuntutan pemerintahan masyarakat madani yang demokratis, bersih dari korupsi dan transparan. Artinya apa? Kehidupan demokrasi yang di cita-citakan itu masih sangat jauh dari jangkauan, yang ada justeru pengulangan-pengulangan dari kehidupan bernegara yang masih berpola Korup, KKN, penyalah gunaan kekuasaan.

Di satu sisi pimpinan pemerintahan dan jajarannya masih berpola kucing-kucingan, artinya sedapat mungkin masih memanfaatkan kelemahan peraturan yang ada demi kepentingan pribadi dan golongan dan sama sekali bukan demi Indonesia yang makin membaik yang wilayah pertahanannya kian mantap. Pemikiran tentang Indonesia yang kaya tidak bisa sejahtera kalau hanya semata-mata dengan konsep ekonomi warisan. Menghabiskan warisan alam (batu bara, emas, timah, dan migas) atau menjual wisata warisan (candi, tarian, kesenian, pantai, dan gunung berapi) tidaklah cukup untuk memasarkan Indonesia.

Indonesia harus mempunyai semngat demokrasi baru yang mampu mensinergikan pembangun di semua lini, mendorong percaya diri, dan mengubah persepsi bahwa kita memang mampu membangun Indonesia yang sejahtera dan modern. Generasi ini harus bisa membuktikan kemampuannya mewariskan, bukan sekadar menghabiskan. Indonesia jelas harus mengubah paradigma pembangunannya dari inherited wealth menjadi created wealth. Sudah bukan zamannya lagi kaya karena ladang-ladang minyak, melainkan menguasai kilang dan teknologi dan itu hanya bisa dilakukan kalau pemerintah bisa menghadirkan pemerintahan yang bersih, amanah, kreatif dan dipercayai oleh rakyatnya. Bisakah kita mengharapkan hal-hal mendasar yang seperti itu dari pemerintahan yang ada sekarang? Tadinya kita percaya bahwa kita sudah “on the track”, tetapi setelah munculnya skandal “Cicak Vs Buaya” upaya pengkriminilisasian para pejabat KPK ( Ketuanya masih dalam proses), Bank Century Gate, Markus, dan Korupsi / Gratifikasi para pimpinan Daerah lewat Bank-Bank daerahnya sendiri.

Maka sadarlah kita bahwa kita hanya mengulang – ulang pola lama dengan jargon-jargon baru, artinya para pimpinan yang kita pilih itu, masih memilih untuk lebih mementingkan diri pribadi, dan golongannya, masih jauh dari membangun Indonesia baru yang kuat dan sejahtera, adil serta wilayah pertahanan yang kian mantap. Kita percaya di dunia ini tidak ada bangsa yang maju dapat dibangun tanpa kepemimpinan yang kuat. Kita masih perlu bersabar, dan sambil berdoa agar sebelum pimpinan seperti itu tiba. Indonesia masih ada. Saat ini kita masih disibukkan oleh pola dan tingkah laku para Pimpinan yang tega menodai pengabdianya.

One Response to “Pimpinan Yang Menodai Pengabdiannya”

  • harmen on February 6, 2010

    Kalau melihat cara-cara pimpinan lembaga atau departemen dalam mengelola kewenanganya, yang terkesan adalah masih jauhnya kita dari semangat untuk membangun Indonesia yang bersih, efisien dan adil, yang ada justeru masih dengan pola-pola lama yang masih mengutamakan kepentingan pribadi, golongan dan kkn serta korupsi …jadi kapan kita akan mulai membangun Indonesia yang kuat, sejahtera dan adil itu ? Ya kapan ?

Leave a Reply

  • RSS WilayahPerbatasan.com

    • Grand Design Pembangunan Papua February 3, 2012
      oleh harmen batubara Sejak menjadi bagian dari Indonesia, sampai kini Papua terus bergejolak. Kemduain banyak yang iktu bermain ada satu masa dahulu pemerintah mempercayakan “keamanan” kepada TNI dan Polri dengan dana “tanpa batas” dan hingga kini efeknya masih terasa. Begitu juga dengan persoalan sosial yang terus mengemuka, berbentuk penyerangan atau tuntu […]
      harmen batubara
    • Perdagangan di Perbatasan, Kata Kuncinya Infrastruktur dan Kerjasama January 30, 2012
      by harmen batubara Sebenarnya kalau infrastruktur dan aturannya nya dibangun dan berkualitas, maka geliat ekonomi akan mencari jalannya sendiri. Hal seperti itu terlihat jelas dalam perdagangan antara Indonesia dan Malaysia di wilayah perbatasan, pulau Kalimantan. Malaysia dengan kesiapan infrastrukturnya, ternyata telah jadi “pendikte” pasar di perbatasan, […]
      harmen batubara
    • Potret Perbatasan, Melihat Geliat Kehidupan di Pulau Sebatik January 21, 2012
      Berikut adalah gambaran kehidupan masyarakat di Pulau Sebatik, sketsa kehidupan yang dicuplik dari hasil penelitian Pusat Kajian Perbatasan Unhan terkait “Sebatik Social Mapping-2011).  Hal yang sangat penting dan menarik untuk dipelajari adalah pada sistem mata pencaharian hidup masyarakat pulau Sebatik karena sangat berkaitan dengan peningkatan kesejahtera […]
      harmen batubara
  • RSS HarmenBatubara.com

    • CurationSoft Review of the Full Version February 4, 2012
      In a simple manner lets me asking you a question. Have you ever created a “roundup”, “mash up” or some sort, or a “resource list” in your website or blog? But remembers not just scrapping it. In another word, choose a topic, research for the best articles out there, combine them into a post, publish, and share it to the world. That’s curating content! Bear i […]
      batubara
    • The Revolving Commissions product on Review January 29, 2012
      What is Revolving Commissions Any way? First you must remember. These products not products that give you money just of a matter push of button. This is a system that you can use as a part of money machine. The basic idea behind Revolving Commissions is leveraging social platforms to generate massive traffic to generate massive online commissions. For exampl […]
      batubara
    • Marketing With Anik review and $5000 Worth Of Bonuses, January 20, 2012
      Anik has also put together some amazing bonuses himself which gives the bonuses + the course a total value of nearly $5000 dollars even though you can get access to everything for just $37 dollars. These bonuses consist of some of his best products and you’ll get them 100% free when you take up the coaching offer from Anik: Best Affiliate Training – $997 Val […]
      batubara
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline