pertahanan militer dan nir militer

TNI Kaji Hak Pilihnya

Tentara Nasional Indonesia mulai mengkaji keikutsertaan prajurit untuk memilih dalam pemilihan umum. Pembahasan ini merupakan langkah awal pengembalian hak kewarganegaraan prajurit TNI.

”Jalannya masih panjang,” kata Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, Rabu (16/6) di Jakarta, seusai Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dari Mayjen Marciano Norman kepada Brigjen Waris.

Menurut Panglima TNI, keikutsertaan prajurit TNI dalam pemilu masih harus dibahas bersama di antara para panglima dan kepala staf angkatan di dalam tubuh TNI. Selain itu, perlu dilakukan penelitian, baik secara internal maupun eksternal.

”Masih dalam pengkajian untuk menentukan sikap apakah TNI akan ikut Pemilu 2014 atau tidak. Jadi, saya tidak bisa jawab sekarang,” kata Djoko. Menurut Djoko, banyaknya wacana yang berkembang di luar TNI-lah yang membuat pengkajian ini dilakukan. ”Banyak wacana yang berkembang. Oleh karena itu, akan dibahas,” kata Djoko.

Pembahasan tentang hak memilih tersebut rencananya akan dilakukan di Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI, pekan ini. Hasil pengkajian awal Sesko TNI ini akan menjadi bahan dalam seminar internal dan belum menjadi naskah berbentuk rekomendasi.

”Masalahnya bukan apakah prajurit TNI itu boleh memilih atau tidak. Akan tetapi, kapan hak pilih itu akan dikembalikan,” kata pengamat militer dari Universitas Indonesia, Andi Widjajanto. Menurut Andi, sejak 2002, pengembalian hak pilih ini telah dibahas. Hak memilih adalah hak warga negara prajurit dan negara tidak memiliki alasan untuk menahannya secara permanen.

”Saat itu, ada konsensus untuk sementara tak memberikan hak kewarganegaraan bagi anggota TNI,” kata Andi. Saat itu, dikhawatirkan pemberian hak pilih bagi anggota TNI akan memecah belah soliditas internal serta akan mengakibatkan politisasi TNI, misalnya ketika partai politik menggunakan individu anggota TNI.

Kesiapan individu

Pertanyaan yang harus diperhatikan adalah kesiapan individu prajurit. Apakah telah ada pelajaran kewarganegaraan yang cukup dalam kurikulum pendidikan militer selama ini. Apakah prajurit bisa mengidentifikasikan dirinya antara posisi sebagai prajurit dan warga negara. ”Nanti apakah seorang prajurit akan bertanya kepada komandannya, pilih partai apa. Padahal, atasannya itu posisinya sama-sama sebagai warga negara,” kata Andi.

Menganggap pengembalian hak pilih ini sebagai keharusan, Andi mengusulkan kalau hak pilih prajurit TNI itu diberikan pada tingkatan pemilihan umum kepala daerah (pilkada) terlebih dahulu. Alasannya, pilkada memiliki skala lebih kecil sehingga mudah diamati konsekuensi yang akan timbul. Pemilihan wali kota dan kabupaten hanya akan melibatkan jumlah prajurit yang lebih sedikit. Ini membuat dampaknya secara politis bisa terukur.

Menurut Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Aslizar Tanjung, pembahasan ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Namun, menurut dia, pembahasan tersebut dilakukan tidak dalam sebuah kesempatan khusus. ”Akan masuk pembahasan rutin,” katanya.

Andi Widjajanto menyambut pembahasan ini sebagai langkah awal dalam sebuah proses yang formal. Dengan adanya kajian ini bisa dilakukan penjadwalan, misalnya, mulai kapan pendidikan tentang hak-hak warga negara mulai diberikan dan kapan prajurit bisa mulai ikut pemilu. ”Bayangan saya, 2010-2014 itu civic education, 2014 tidak ikut pemilu nasional dulu, habis itu baru ikut pilkada.( Sumber: Kompas/17/6/10).

One Response to “TNI Kaji Hak Pilihnya”

  • harmen on July 2, 2010

    Ada orang yang menanyakan, kenapa sih negara kita selalu terbawa oleh berbagai gelombang pemberitaan-demi pemberitaan; padahal sejatinya, secara nasional berbagai persoalan bangsa itu sebenarnya sudah ada agendanya; sudah ada waktunya, tetapi di negara kita selalu ada berita-berita “heboh” yang sebenarnya berada di luar jadwal pemberitaan, ada kesan media kita terlalu banyak unsur provokasinya…sehingga kalau pemerintah dan DPR tidak mawas diri, bisa-bisa mereka hanya akan jadi pimpongan para provokator dari media masa…menurut anda bagaimana?

Leave a Reply

  • RSS WilayahPerbatasan.com

    • Grand Design Pembangunan Papua February 3, 2012
      oleh harmen batubara Sejak menjadi bagian dari Indonesia, sampai kini Papua terus bergejolak. Kemduain banyak yang iktu bermain ada satu masa dahulu pemerintah mempercayakan “keamanan” kepada TNI dan Polri dengan dana “tanpa batas” dan hingga kini efeknya masih terasa. Begitu juga dengan persoalan sosial yang terus mengemuka, berbentuk penyerangan atau tuntu […]
      harmen batubara
    • Perdagangan di Perbatasan, Kata Kuncinya Infrastruktur dan Kerjasama January 30, 2012
      by harmen batubara Sebenarnya kalau infrastruktur dan aturannya nya dibangun dan berkualitas, maka geliat ekonomi akan mencari jalannya sendiri. Hal seperti itu terlihat jelas dalam perdagangan antara Indonesia dan Malaysia di wilayah perbatasan, pulau Kalimantan. Malaysia dengan kesiapan infrastrukturnya, ternyata telah jadi “pendikte” pasar di perbatasan, […]
      harmen batubara
    • Potret Perbatasan, Melihat Geliat Kehidupan di Pulau Sebatik January 21, 2012
      Berikut adalah gambaran kehidupan masyarakat di Pulau Sebatik, sketsa kehidupan yang dicuplik dari hasil penelitian Pusat Kajian Perbatasan Unhan terkait “Sebatik Social Mapping-2011).  Hal yang sangat penting dan menarik untuk dipelajari adalah pada sistem mata pencaharian hidup masyarakat pulau Sebatik karena sangat berkaitan dengan peningkatan kesejahtera […]
      harmen batubara
  • RSS HarmenBatubara.com

    • CurationSoft Review of the Full Version February 4, 2012
      In a simple manner lets me asking you a question. Have you ever created a “roundup”, “mash up” or some sort, or a “resource list” in your website or blog? But remembers not just scrapping it. In another word, choose a topic, research for the best articles out there, combine them into a post, publish, and share it to the world. That’s curating content! Bear i […]
      batubara
    • The Revolving Commissions product on Review January 29, 2012
      What is Revolving Commissions Any way? First you must remember. These products not products that give you money just of a matter push of button. This is a system that you can use as a part of money machine. The basic idea behind Revolving Commissions is leveraging social platforms to generate massive traffic to generate massive online commissions. For exampl […]
      batubara
    • Marketing With Anik review and $5000 Worth Of Bonuses, January 20, 2012
      Anik has also put together some amazing bonuses himself which gives the bonuses + the course a total value of nearly $5000 dollars even though you can get access to everything for just $37 dollars. These bonuses consist of some of his best products and you’ll get them 100% free when you take up the coaching offer from Anik: Best Affiliate Training – $997 Val […]
      batubara
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline