pertahanan militer dan nir militer

Askar Wataniah, Cara Malaysia Memberdayakan Pertahanannya

Oleh Harmen Batubara
Di Negara kita, persoalan pertahanan boleh dikatakan belum tertata dengan baik dan semestinya. Ada banyak kendala di sana. Pertama untuk membangun tentara regular yang besar, jelas tidak mungkin. Biayanya sangat mahal. Kedua, wilayah kita begitu luas, dan cara yang paling pas adalah dengan membentuk pasukan cadangan. Tetapi sampai sekarang kita belum punya. UU Komponen Cadangan kita, belum ada, demikian juga dengan UU Komponen Pendukung. Sementara dalam membangun tentara regulerpun, sebenarnya Negara kita sangat kedodoran. Bukan hanya pada terbatasnya dana. Tetapi pada system Trimatra itu sendiri. Pertahanan kita masih sangat sektoral. Perangkat Alut Sistanya itu masih angkatan sentris. Jadi kalau sekiranya ada dana yang besarpun. Persoalannya belum selesai. Manajemen Pertahanan kita masih jauh dari sempurna.
PerangD2
Nah ada baiknya kita melihat pada Negara tetangga kita Malaysia. Di Negara tetangga itu tentara cadangannya sudah jadi serta sangat rapi dan terstruktur serasi dengan tentara regulernya. Di Negara kita Resimen Mahasiswa malah di bubarkan, di Malaysia malah tidak hanya pada mahasiswanya tetapi sampai dengan para ahli dan profesornya adalah tentara cadangan dalam Perwira Cadangan (PALAPES).
Saat ini Askar Wataniah (AW) telah diorganisasikan dan distrukturkan dalam komponen-komponen yang disebut sebagai :
Elemen Tempur.
Elemen Bantuan Tempur.
Elemen Bantuan Pelayanan.
Elemen Pakar.
Pasukan Latihan Perwira Cadangan (PALAPES).
Pasukan AW Kerahan (Mobilisasi).

Lihat misalnya Elemen Tempurnya, yaitu Seri 500 Askar Wataniah. Elemen ini berperan sama seperti pasukan-pasukan infantri Angkatan Tentara Reguler. Pada saat ini terdapat enam belas rejimen Seri 500 AW di seluruh Malaysia. Setiap rejimen mempunyai tiga batalion yang ditempatkan di beberapa lokasi. Kalau setiap Batalion punya anggota seribu orang, maka hitung sendiri jumlah askar wataniah mereka.
Ingat di Negara kita, sama sekali belum tersentuh, semangat sih boleh-boleh saja, tetapi meski tentara cadangan, kalau tidak terlatih sama saja dengan bunuh diri, menjadi beban bagi yang lainnya. Tulisan berikut ini semoga bisa membuka mata kita;
Malaysia dengan dasar Dasar Pertahanan Negara, telah menggariskan konsep Pertahanan Menyeluruh (HANRUH) atau Total Defence sebagai salah satu daripada elemen dalam Dasar Pertahanan Negara yang ditetapkan oleh Majlis Keselamatan Negara (MKN) pada tahun 1986. Dalam konteks HANRUH, Angkatan Tentara Malaysia (ATM) melaksanakan semua usaha bekerja sama dengan badan-badan kerajaan dan swasta untuk menentukan pemeliharaan kedaulatan dan keutuhan negara pada masa tertentu. Aspek-aspek yang ditekankan di dalam HANRUH meliputi ketentaraan, pembentukan pemikiran rohani dan jasmani, material, pelayanan dan sumber manusia. HANRUH mengandung dua komponen yaitu Angkatan Tetap (Regular Force) dan Angkatan Cadangan (Volunteer Force) yang telah dikenal sebagai Askar Wataniah. Kedua angkatan ini dianggap sebagai satu angkatan yang sama-sama menggunakan sumber bagi benteng pertahanan negara.
Dimensi Sejarah
Pasukan sukarela sudah ada di Tanah Melayu Malaysia sejak tahun 1861, yang dinamakan ‘Penang Volunteer’. Pada tahun 1902, Negeri-Negeri Melayu Bersekutu yang terdiri dari Negeri Perak, Selangor, Negeri Sembilan dan Pahang telah membentuk unit sukarelanya yang disebut sebagai ‘Malay State Volunteer Rifles’ (MSVR). Pasukan sukarela tersebut terus berkembang dan melahirkan beberapa pasukan baru seperti ‘Malay Federated Malay States Volunteer Force’ (FMSVF), ‘Unfederated Malay States Volunteer Force (UFMSVF) dan ‘Straits Settlement Volunteer Force’ (SSVF).
Pada saat Perang dunia Kedua pecah, semua pasukan sukarela yang ada telah bersama-sama dengan Angkatan Tetap melawan tentara Jepang di semenanjung Malaya. Setelah perang dunia kedua pasukan-pasukan sukarela yang sudah ada, dihidupkan kembali. Pada saat timbul keadaan darurat di tanah Melayu pada tahun 1948, satu pasukan sukarela yaitu Pasukan Kawalan Kampung (Home Guard) telah dibentuk. Pasukan Kawalan Kampung ini telah memainkan peranan yang penting sepanjang masa darurat tersebut.
Pada tahun 1958, pada saat keadaan keamanan dalam negeri telah dapat dikendalikan, Pasukan Kawalan Kampung (Home Guard) dibubarkan. Mempertimbangkan banyaknya dari kalangan anggota pasukan Kawalan Kampung ingin terus menyumbang pengabdian sukarela mereka, Kerajaan Persekutuan Tanah Melayu telah mengambil keputusan untuk menghidupkan serta menyusun pasukan sukarela agar lebih berarti dan tersusun rapi, maka terbentuklah The Territorial Army Ordinance 1958, dan kelak kemudian dikenal nama ASKAR WATANIAH dan pada tahun 1959 dikenal sebagai Askar Wataniah Malaysia.
Kenapa Malaysia membangun Askar Wataniah.
Negara Malaysia tidak mampu menanggung biaya pemeliharaan tentara reguler yang besar.
Aset negara Malaysia yang kecil perlu diarahkan menjadi dwi-fungsi, yaitu untuk membangun ekonomi negara dan pertahanan negara.
Peperangan pada era sekarang bukan lagi sekedar perlawanan antara dua angkatan tentara yang bermusuhan, tetapi melibatkan seluruh negara dan rakyatnya. Karena itu diperlukan rakyat yang memiliki `multi skills’ dan harus mampu menggunakan semua sumber daya negara secara bijaksana.
Luas negara Malaysia dan keadaan geografinya yang dipisahkan oleh Laut China Selatan memerlukan kerja sama yang sinergis.
Dasar Pertahanan Negara (DPN) Malaysia mengamanatkan bahwa dalam suasana konflik, semua sumber daya negara harus dimobilisasikan.
Kerajaan Malaysia telah memutuskan untuk mewujudkan Pasukan Cadangan Tentara Darat yang mantap dan bisa di andalkan. ( akan di .. Lanjutkan…)

?

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

  • RSS WilayahPerbatasan.com

    • Grand Design Pembangunan Papua February 3, 2012
      oleh harmen batubara Sejak menjadi bagian dari Indonesia, sampai kini Papua terus bergejolak. Kemduain banyak yang iktu bermain ada satu masa dahulu pemerintah mempercayakan “keamanan” kepada TNI dan Polri dengan dana “tanpa batas” dan hingga kini efeknya masih terasa. Begitu juga dengan persoalan sosial yang terus mengemuka, berbentuk penyerangan atau tuntu […]
      harmen batubara
    • Perdagangan di Perbatasan, Kata Kuncinya Infrastruktur dan Kerjasama January 30, 2012
      by harmen batubara Sebenarnya kalau infrastruktur dan aturannya nya dibangun dan berkualitas, maka geliat ekonomi akan mencari jalannya sendiri. Hal seperti itu terlihat jelas dalam perdagangan antara Indonesia dan Malaysia di wilayah perbatasan, pulau Kalimantan. Malaysia dengan kesiapan infrastrukturnya, ternyata telah jadi “pendikte” pasar di perbatasan, […]
      harmen batubara
    • Potret Perbatasan, Melihat Geliat Kehidupan di Pulau Sebatik January 21, 2012
      Berikut adalah gambaran kehidupan masyarakat di Pulau Sebatik, sketsa kehidupan yang dicuplik dari hasil penelitian Pusat Kajian Perbatasan Unhan terkait “Sebatik Social Mapping-2011).  Hal yang sangat penting dan menarik untuk dipelajari adalah pada sistem mata pencaharian hidup masyarakat pulau Sebatik karena sangat berkaitan dengan peningkatan kesejahtera […]
      harmen batubara
  • RSS HarmenBatubara.com

    • CurationSoft Review of the Full Version February 4, 2012
      In a simple manner lets me asking you a question. Have you ever created a “roundup”, “mash up” or some sort, or a “resource list” in your website or blog? But remembers not just scrapping it. In another word, choose a topic, research for the best articles out there, combine them into a post, publish, and share it to the world. That’s curating content! Bear i […]
      batubara
    • The Revolving Commissions product on Review January 29, 2012
      What is Revolving Commissions Any way? First you must remember. These products not products that give you money just of a matter push of button. This is a system that you can use as a part of money machine. The basic idea behind Revolving Commissions is leveraging social platforms to generate massive traffic to generate massive online commissions. For exampl […]
      batubara
    • Marketing With Anik review and $5000 Worth Of Bonuses, January 20, 2012
      Anik has also put together some amazing bonuses himself which gives the bonuses + the course a total value of nearly $5000 dollars even though you can get access to everything for just $37 dollars. These bonuses consist of some of his best products and you’ll get them 100% free when you take up the coaching offer from Anik: Best Affiliate Training – $997 Val […]
      batubara
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline