Ukraina Menang Barat Kian Jadi Barbar?

Ukraina Menang Barat Kian Jadi Barbar?

Oleh Harmen Batubara

Terus terang apa yang terjadi dalam perang Rusia-Ukraina ini dalam pandangan saya tetap saja merepleksikan cara barat dalam membangun kepentingannya atau mereka. Kalau kita berkaca pada zaman baheula, bangsa barat menjelajahi dunia semata untuk “menganeksasi”nya, meski di wilayah itu sudah ada penduduk lokalnya mereka tidak peduli. Malah menjadikannya budak dan memperdagangkannya. Ketika tahun-tahun 90an mereka mengobrak abrik Timur Tengah, tujuannya juga sama untuk kepentingan ekonominya. Kini di tahun 2020 an, idenya tetap sama hanya saja caranya yang berbeda. Lalu kalau Ukraina memang? Apakah Barat akan lebih barbar lagi? Terpulang cara anda melihatnya.

Para pengamat Memprediksi ada tiga kemungkinan Untuk Perang Rusia-Ukraina.

Pertama. Ukraina akan menang dan bahkan memulihkan sepenuhnya integritas teritorialnya. Ini dipicu oleh Motivasi, tekad, dan keberanian rakyat dan pejuang Ukraina serta dukungan Amerika dan UE.

Kedua. Rusia sebagai Pemenang, juga karena kuatnya Persatuan, solidaritas rakyat, keberanian, kepahlawanan para pejuangnya serta kemampuan sektor industri militer akan menjamin kemenangan.

Ketiga. Perang ini tidak akan menghasilkan pemenang dan hanya dapat diakhiri melalui kesepakatan damai yang dinegosiasikan. Ukraina Tidak mampu merebut kembali wilayahnya.

 

Berikut beberapa kemungkinan skenario masa depan berdasarkan Perang Rusia Ukraina dari berbagai peristiwa dan tren saat ini.

Konflik dapat meningkat menjadi perang skala Regional : Meskipun ada upaya untuk merundingkan penyelesaian konflik secara damai, ketegangan antara Rusia dan Ukraina tetap tinggi. Jika upaya diplomatik gagal, ada kemungkinan konflik dapat meningkat menjadi perang skala penuh. Rusia akan berhadapan dengan Amerika Plus Nato, yang akan mengakibatkan hilangnya banyak nyawa dan semakin membuat kawasan tidak stabil.

Baca Juga : Gelar Kekuatan TNI di Perbatasan

Konflik dapat menyebabkan pecahnya Ukraina: Konflik telah menyebabkan kerusakan signifikan pada ekonomi Ukraina dan menyebabkan hilangnya wilayah separatis yang didukung Rusia. Jika konflik berlanjut, ada kemungkinan Ukraina terpaksa menyerahkan lebih banyak wilayah ke Rusia, yang menyebabkan pecahnya negara tersebut.

Konflik tersebut mungkin memiliki implikasi jangka panjang untuk keamanan global: Perang Rusia-Ukraina telah memiliki implikasi yang signifikan terhadap keamanan global, dengan negara-negara Barat Plus UE serta memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Rusia dan meningkatkan kehadiran personil dan persenjataan militer mereka di wilayah tersebut. Jika konflik berlanjut atau meningkat, khususnya akalu China Iran, India dan Korea Utara membantu Rusia itu dapat menyebabkan konflik regional yang lebih luas atau bahkan konfrontasi global antara Rusia dan Barat, dengan konsekuensi yang berpotensi menimbulkan bencana Nuklir.