Tetapi sering jadi pertanyaan adalah tidak semua orang tergerak hatinya Untuk berbuat Lebih Baik Lagi. Apakah mereka tergolong orang yang mengaku kalah sebelum memulai?

Tetapi sering jadi pertanyaan adalah tidak semua orang tergerak hatinya Untuk berbuat Lebih Baik Lagi. Apakah mereka tergolong orang yang mengaku kalah sebelum memulai? Ataukah mereka masih trauma dengan upayanya dalam meningkatkan kehidupannya? Apakah hal ini dapat disebabkan karena kurangnya motivasi atau ketidakmampuan untuk memotivasi diri sendiri? Memang harus diakui, motivasi dapat menciptakan daya gerak yang begitu dahsyat. Contoh, pernahkah Anda bayangkan betapa kecilnya upaya yang diperlukan untuk mencegah suatu Gerbong Kereta Api agar tidak bergerak? Cukup dengan meletakkan sepotong balok kayu setebal 30 cm di depan masing-masing roda. Dipercaya kereta api sudah tidak bisa bergerak. Berbeda sekali, jika kereta api tadi sedang melaju dengan kecepatan 60 mil per jam. Anda pasti tidak akan mampu menahannya. Kereta Api itu  bahkan mampu menabrak dan menghancurkan tembok beton bertulang setebal satu meter! Ya kira-kira begitulah dahsatnya dorongan motivasi bagi seseotang. Begitu ia “In” atau termotivasi maka semuanya menjadi indah. Tenaga dan pikiran seolah tidak ada habis-habisnya dalam berihtiar. Melakukan sesuatu lebih baik lebih bagus dari yang sebelumnya.

Buku ini akan membuatMu termotivasi. Buku Enak di baca dan memberikan Anda mengikuti pengalaman Orang orang yang telah berhasil dalam kehidupannya.

Lihatlah Di sekelilingMu Bagai mana Kemiskinan Melemahkan Semua Asa Mematikan Semua Prakarsa, Melemahkan Semua Asa Beda Dengan Mereka Yang Merespon Dengan Positip Mereka Tahu Apa itu Yang Buat Miskin dan Tahu Cara Mengatasinya Karena Itu Lihat DiriMu Apa Sebenarnya  Maumu Kenali Bakat BawaanMu, Temukan KesenanganMu

Setiap Asa Bertabur Nikmat

Kesusahan Sebagai Pembuka Jalan-Para Pendekar Menghentikan Kemiskinan

Setiap Asa Bertabur Nikmat

Bukunya Enak Dibaca Dengan Kejelian Melihat Sisi Terbaik Dari Setiap Peluang

Setiap Asa Bertabur Nikmat

Saya percaya dan yakin bahwa umumnya setiap orang sebenarnya tahu apa yang harusnya dia lakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupan mereka. Sebagian dari mereka juga mungkin tahu persis apa yang harus dikerjakan untuk meraih apa yang mereka inginkan. Bahkan kalau Anda coba bertanya pada orang-orang yang anda temui dimana saja atau di pinggir jalan sekalipun, “kira-kira apa yang harus dilakukan untuk dapat meraih keberhasilan?” Saya yakin kemungkinan besar Anda akan mendapatkan jawaban yang luar biasa dan membuat anda kagum. Bahkan banyak dari mereka yang bisa dengan sangat akurat menjelaskan apa yang semestinya mereka lakukan. Tetapi yang jadi pertanyaan adalah mengapa mereka sendiri tidak melakukannya?

Setiap Asa Bertabur Nikmat

Menurut Gede Prama, setiap orang lahir bersama peluangnya. Masalahnya, belum tentu setiap orang peduli. Banyak diantara kita tidak sempat berpikir tentang peluang. Umumnya kita menerima saja ritme kehidupan itu. Terserah mau dibawa kemana oleh lingkungan? Tetapi sudah tepatkah sipat seperti itu ?  Kalau hidup sudah tidak lagi pernah dievaluasi, lalu apa bedanya hidup kita dengan kehidupan Hewan? Mereka yang punya paham optimis,  meyakini bahwa peluang sebenarnya selalu ada. Masalahnya peluang itu  sering muncul tidak persis seperti yang kita asumsikan. Kalaupun ia datang, kondisinya tidak seperti yang harapkan. Katakan anda dari Bandung, tepatnya dari Cimahi mau ke Jakarta dan inginnya lewat Puncak. Tetapi setiap Bis yang anda stop, selalu penuh dan mereka tak mau membawa anda. Sementara pada waktu yang bersamaan dan malah hampir setiap saat selalu ada Angkutan Kota dari Cimahi ke Cianjur, dan umumnya selalu saja tersedia tempat. Kalau saja anda mau, anda bisa naik itu. Dan dari Cianjur bisa diteruskan oleh Angkot  Cianjur-Bogor dan seterusnya Bisnonstop Bogor – Jakarta. Sampai Juga Kan?

Apa Kata Mereka Tentang Setiap Asa Bertabur Nikmat

Setiap Asa Bertabur Nikmat

Sukses adalah keberhasilan menemukan Tujuan Hidup & menikmati panggilan NYA sepenuh hati. Untuk itu anda perlu menemukan dan mendeklarasikan Apa sebenarnya Tujuan Hidupmu. Tujuan Hidupmu itu adalah usaha menyelaraskan  KEINGINAN, MINAT, BAKAT, DAN TUJUAN HIDUP itu sendiri. Kalau kau bisa merumuskannya, maka itulah jalan mulus menuju kehidupan yang enak di dunia dan bahagia di akhirat.